Pengaruh Gas Amoniak

Pengaruh Gas Amoniak – Amoniak merupakan gas yang tidak berwarna, aromanya menusuk,terdiri dari unsur nitrogen dan hidrogen (NH3), mudah larut dalam air, berbahaya untuk kesehatan sebab bisa menyebabkan kematian.

Pengaruh Gas AmoniakDetector gas merupakan alat ukur yang tepat untuk mendeteksi kebocoran gas. Untuk mencarinya anda bisa mencari di toko alat ukur offline maupun online. Salah satu toko online yang menjual detector gas adalah alat ukur Indonesia.

Umumnya amoniak tidak mudah terbakar, namun jika campuran udara dan amoniak dalam ruangan 13 sampai 27 persen maka akan meledak dan juga terbakar. Amoniak bisa terbakar pada wilayah mudah terbakar yaitu berkisar antara 16 sampai 25 dengan uhu kamar 651 oC.

Amoniak bisa pula menjadi korosif jika terkena tembaga dan juga timah. Selain itu, amoniak 0,2 persen sampai 0,3 persen dari volume ruangan akan mengakibatkan kematian.

Konsentrasi amonia yang tinggi di permukaan air akan mengakibatkan kematian ikan, udang, dan binatang air yang lainĀ  yang ada pada perairan tersebut. Kadar ammonia yang tinggi di air sungai menunjukkan adanya pencemaran, akibat dari itu rasa air sungai kurang enak dan juga berbau.

Pada air minum kadar amonia harus nol dan pada air sungai harus di bawah 0,5 mili gram per liter. Amoniak cair bisa mengakibatkan kulit melepuh yaitu seperti luka bakar dan bisa pula mengakibatkan iritasi pada kulit, mata dan saluran pernafasan.

Bahkan dapat mengakibatkan mual, muntah, dan juga pingsan. Pemakaian amoniak dengan jangka waktu yang lama bisa mengakibatkan penyakit kanker karena amoniak memiliki sifat karsinogenik atau bahan yang bisa menyebabkan kanker.

Amoniak merupakan senyawa kimia yang lumayan terkenal untuk dunia kecantikan khususnya rambut yang dipakai sebagai bahan campuran pewarna untuk membuat cat rambut, obat pelurusan rambut yang bisa mengakibatkan rambut menjadi kering, kasar, pecah – pecah, kusam dan sampai rusak.

Efek jangka pendek terhadap kesehatan yaitu iritasi terhadap saluran pernapasan, hidung, tenggorokan, dan juga mata terjadi pada 400 sampai 700 ppm. Sementara pada 5000 ppm menyebabkan kematian.

Kontak dengan mata bisa mengakibatkan iritasi sampai kebutaan total. Kontak dengan kulit bisa mengakibatkan luka bakar. Efek jangka panjang terhadap kesehatan yaitu menghirup uap asam dengan jangka waktu yang panjang akan menyebabkan iritasi pada hidung, tenggorokan, paru – -paru dan juga bronkitis.

Kandungan amoniak dalam air yang ada dalam limbah industry sangat berbahaya untuk kehidupan terlebih apabila amoniak berada dengan wujud amoniak bebas karena memiliki sifat beracun. Sedangkan amoniak dengan bentuk senyawa ataupun ion sudah sangat berkurangsifat racunnya.