Jenis Daging Sapi yang Bisa Didapatkan dari Satu Ekor Sapi Utuh 

Rendang dan semur jadi makanan favorite pada hari raya Idulfitri. Tetapi, tidak seluruhnya sisi daging sapi nikmat jadi rendang atau semur. Anda harus mengenal sisi daging secara baik.

Di bawah ini keterangan beberapa bagian daging sapi lengkap dengan manfaatnya yang kami kutip dari blog beranda52.com. Simak ulasan lengkapnya berikut ini:

 

Sengkel atau Shank

Sisi sengkel berada pada bagian depan atas dari kaki sapi. Daging sengkel benar-benar pas dibuat jadi makanan seperti sup, bakso urat, semur, rendang, empal, atau bermacam tipe soto.

Sisi daging ini condong keras karena terdiri dari banyak serat kasar dan otot. Umumnya, penjual akan jual sisi daging bundar utuh dan ada banyak tulang pada bagian pinggirnya.

 

Sandung Lamur atau Brisket

Sandung lamur sebagai sisi daging sapi yang berada di dada bawah sampai ketiak. Daging ini umumnya mempunyai lemak yang lumayan banyak. Sisi sandung lamur umumnya diproses oleh warga Minang jadi bermacam makanan ciri khas Padang, bakso, sosis, dan kornet.

 

Has Dalam atau Tenderloin

Tenderloin sebagai sisi tengah tubuh sapi yang memiliki tekstur benar-benar halus dan empuk. Sisi daging ini pas dibuat jadi bahan baku steak.

 

Has Luar atau Sirloin

Daging sirloin ada pada bagian bawah daging iga atau di luar dari sisi tenderloin. Sirlon dikenal juga sebagai sisi daging sapi yang pas jadi bahan steak.

 

Gandik

Daging ini ada pada bagian terluar paha belakang sapi. Daging gandik memiliki tekstur cukup kenyal, memiliki kandungan banyak otot dan minim lemak. Teksturnya yang kenyal membuat daging ini pas dibuat jadi abon sapi atau dendeng balado.

 

Tetelan

Tetelan sebagai daging yang menempel pada tulang. Sisi ini mempunyai rasa yang sedap dan renyah, tapi memiliki kandungan banyak lemak. Tetelan umumnya dipakai untuk menambahkan renyah tumisan atau sup.

 

Tanjung

Daging ini ada di seputar punggung sapi sisi belakang. Struktur daging tanjung pas jadi olahan satai.

 

Lamusir

Bagian ini ada di wilayah belakang badan sapi dan di luar daging has dalam. Struktur sisi lamusir cukup empuk karena memiliki kandungan butiran lemak. Sisi ini kerap dibuat jadi rendang, empal, dan bistik.

 

Mengolah daging sapi jadi bermacam resep olahan pasti bukanlah hal yang asing untuk warga Indonesia. Apa lagi dalam menyongsong hari besar seperti Hari Raya Idul Adha, sajian memiliki bahan landasan daging sapi juga umumnya jadi menu khusus.

Pemakaian bermacam rempah dalam masakan Anda pasti membuat sajian itu jadi semakin sedap. Sesungguhnya apa sich peran rempah dalam bermacam masakan daging sapi?

 

Sebagai Identitas Satu Tipe Masakan

Anda pasti akrab dengan resep dendeng daging sapi. Ketumbar adalah rempah sebagai identitas resep dendeng. Tanpa wewangian yang kuat dari ketumbar, dendeng daging sapi yang dibuat pasti berasa kurang lezat. 

Selain dendeng daging sapi, ada banyak lho tipe masakan Indonesia yang lain yang memakai rempah-rempah sebagai identitas, misalkan saja ayam goreng lengkuas.

 

Hilangkan Aroma Amis pada Daging

Rempah yang berlimpah diperlukan untuk hilangkan wewangian amis pada daging, khususnya di bagian dalaman seperti babat, paru, hati atau usus. Lihat saja begitu jumlahnya rempah yang dipakai untuk bikin soto babat atau sambel goreng ati.

Jika Anda terhitung orang yang kurang menyenangi wewangian rempah-rempah, bermacam tipe kecap dan sauce dapat dipakai untuk kurangi pemakaian banyak rempah.

 

Memberi Aroma Khas

Rempah dapat memberi wewangian ciri khas pada masakan Anda. Tetapi, ada sesuatu hal penting lain sekitar pemakaian rempah yang perlu Anda lihat. Ada tipe rempah-rempah tertentu yang wewangiannya kurang mencolok jika belum disangrai, misalkan saja ketumbar.

Disamping itu, ada juga rempah-rempah yang beraroma “langu” jika tidak disangrai, misalnya kemiri. Menggongseng kemiri perlu dilaksanakan jika bumbu dan rempah akan direbus tanpa lewat proses oseng lebih dulu.

 

Pasti tidak ada kelirunya pelajari peranan dan karakter rempah ciri khas nusantara, karena hal itu akan membuat Anda lebih mengusai dan cepat dalam memproses rempah untuk bermacam bahan makanan.